Sabtu, 05 September 2015

Dear : Enyak Tercinta



Dear : Enyak Tercinta

Kutujukan sorot mataku ke langit

Kulihat burung-burung riang beterbangan                                                                
Indahnya , betapa indah kuasa Tuhan
Lapang yang aku rasakan
            Hembusan angin menerpaku, oh syahdunya
            Ketika kulirik kiri dan kanan
            Tampak keceriaan setiap orang
            Bermain, berlari dan tertawa tanpa beban, inilah   kehidupan
Aku duduk menyendiri ditengah keramaian
Kuperhatikan ibu dari kejauhan
Tampak senyuman manisnya yang tidak bisa kulupakan
Ibu je t’aime
Hari ini tepat 21 tahun ibu merawatku
Ibu yang selalu mengisi hari-hariku
Tidak ada sesiapapun yang bisa menandingi cinta kasihmu
Ibu engkaulah bintang dihatiku, engkaulah malaikatku
Engkau mengajarkan aku bagaimana mengarungi hidup yang misteri ini
Ketika kuminta uang jajan, terlebih dahulu engkau berikan senyuman padaku
Padahal saat itu kau tidak mempunyai uang, dibelakangku engkau menahan kesedihan
Ibu , maafkanlah aku
Pernah suatu ketika aku terbaring lemah
Tubuhku terbujur kaku
Kurasakan malaikat maut akan mencabut nyawaku
Lidahku kaku, aku tidak bisa berbicara
Di dalam hati aku memohon
Oh Tuhan, kabulkan satu permohonanku
Berilah aku kesempatan untuk hidup, kuingin membahagiakan Ibuku
Ambillah aku ketika aku sudah menaikkan orang tuaku Haji
Spontanitas tubuhku terasa berdaya
Semua tubuhku bisa digerakkan
Akupun bangun dan akhirnya aku tersadar
Bahwa semua itu hanyalah mimpi
Puisi ini kutulis tepat di hari ulang tahunku yang ke-21
kutuliskan khusus buat enyak tercinta
Ceritanya pengen ikutan lomba menulis puisi di kedai perancis dalam rangka memeriahkan hari ibu, eh aku terlambat mengumpulkannya
dikarenakan misscom_
tapi gak papa, yang penting aku senang bisa meluahkan perasaan ini untukmu enyak

Ibu je t’aime

Bu, kemanapun aku pergi aku selalu teringat akan dirimu

kasih sayang yang telah engkau berikan tak tertandingi bu
senyumanmu yang selalu terbayang dalam ingatanku
            bu, aku tau aku belum bisa membanggakanmu
            aku belum punya kekuatan untuk itu bu
            saat ini, engkaulah bintang dihatiku bu
dulu, kau pernah berkata kepadaku
“aku ingin tempat tidur yang baru”
aku kecewa kepada diriku sendiri bu
kenapa aku belum bisa mewujudkan keinginanmu
menetes airmataku jatuh membasahi pipi
ibuuuuuu,,,,, aku sayang kamu bu
jangan tinggalkan aku bu
oh tuhan ,,, tuhan,,,,
beri aku kesempatan
untuk membahagiakan ibu
aku sayang ibu
love you bu
Ibu,,, aku tahu bu
mengapa tuhan menciptakanmu untukku
engkau seorang yang lembut,
seorang yang sabar, penyayang yang selalu melindungi aku
            engkau mengajarkan aku bagaimana mengarungi hidup yang misteri ini
            kau selalu ada disaat aku butuhkan bu
            engkaulah pendengar setiaku

Tidak ada komentar: